Lalat merupakan penyebar kuman penyakit yang sangat dahsyat. Setiap lalat membawa tidak kurang dari 750.000.0000 kuman. Jika lalat hinggap pada suatu tempat (makanan) tidak kurang dari 12.000 kuman ia tinggalkan. Setengah jam kemudian, kuman itu telah tumbuh menjadi lebih dari satu juta kuman. Itulah sebabnya, banyak penyakit yang di sebarkan oleh lalat, antara lain tifus, kolera, disentri, difteri, dan folio.
Oleh karena itu, kita harus menjaga jangan sampai rumah kita terdapat banyak lalat. Lalat sangat berbahaya bagi anak balita (bayi), terutama jika hinggap di mulu atau hidung. Di tempat itu, lalat meninggalkan banyak kuman penyakit. Hal itu akan berakibat fatal jika kuman-kuman itu masuk ke saluran pencernaan atau pernapasan. Lalat berkembang biak sangat pesat, setiap kali bertelur, lalat betina mengeluarkan tidak kurang dari 2.000 telur. Dalam sehari, lalat bertelur beberapa kali. Dalam 10 hari, dari telur-telur yang menetas banyak tumbuh lalat-lalat dewasa seperti induknya. Lalat yang baru dewasa itu segera bertelur seperti induknya.
Tampilkan postingan dengan label sumber penyakit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sumber penyakit. Tampilkan semua postingan
Selasa, 23 November 2010
Minggu, 31 Januari 2010
Bakteri
Sebagian ahli biologi menggolongkannya ke dalam kelompok hewan dan sebagian yang lain menggolongkannya ke dalam kelompok tumbuhan. Bakteri merupakan makhluk hidup bersel satu. Jadi, ukurannya sangat kecil, panjangnya kira-kira 0,0001 mm (seper sepuluh ribu milimeter). Sebagian besar bakteri berkembang biak dengan cara membelah diri.
Perkembangbiakan bakteri berlangsung sangat cepat karena hampir setiap seperempat jam terjadi pembelahan. Bakteri terdapat di mana-mana, di udara, di air, dan di dalam tanah. Bahkan, beberapa meter di bawah dasar laut pun banyak terdapat bakteri. Beberapa jenis bakteri sangat merugikan manusia. Hal itu karena bakteri-bakteri itu dapat menyebabkan penyakit TBC, tetanus, kolera, lepra, dan infeksi luka.
Selain itu, bakteri juga mengasamkan susu, merusak mentega, buah-buahan, dan sayur-sayuran. Akan tetapi, ada juga bakteri yang bermanfaat. Bakteri jenis ini menguraikan hewan dan tumbuhan yang telah mati. Mereka memecah karbohidrat, protein, dan zat organik lainnya menjadi zat-zat yang sederhana. Zat-zat yang lebih sederha itu di perlukan tumbuhan hijau dalam pembuatan makanan. Selain itu, bakteri juga membantu proses pencernaan makanan pada hewan dan manusi.
Perkembangbiakan bakteri berlangsung sangat cepat karena hampir setiap seperempat jam terjadi pembelahan. Bakteri terdapat di mana-mana, di udara, di air, dan di dalam tanah. Bahkan, beberapa meter di bawah dasar laut pun banyak terdapat bakteri. Beberapa jenis bakteri sangat merugikan manusia. Hal itu karena bakteri-bakteri itu dapat menyebabkan penyakit TBC, tetanus, kolera, lepra, dan infeksi luka.
Selain itu, bakteri juga mengasamkan susu, merusak mentega, buah-buahan, dan sayur-sayuran. Akan tetapi, ada juga bakteri yang bermanfaat. Bakteri jenis ini menguraikan hewan dan tumbuhan yang telah mati. Mereka memecah karbohidrat, protein, dan zat organik lainnya menjadi zat-zat yang sederhana. Zat-zat yang lebih sederha itu di perlukan tumbuhan hijau dalam pembuatan makanan. Selain itu, bakteri juga membantu proses pencernaan makanan pada hewan dan manusi.
Langganan:
Postingan (Atom)